You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi B DPRD Kudus Kunker ke Pemkot Jakpus
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Komisi B DPRD Kudus Kunker ke Pemkot Jakpus

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Jawa Tengah, Jumat (3/2), melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Maksud kunjungan kerja ini untuk menambah referensi sekaligus berdiskusi mengenai program peningkatan pariwisata.

Potensi wisata juga kami dukung dengan pembangunan infrastruktu

Ada sejumlah pembahasan dalam kunjungan kerja ini diantaranya, penataan pedagang kaki lima (PKL), pengembangan potensi pariwisata, sistem birokrasi pemerintahan, dan pembangunan infrastruktur.

Sekertaris Kota Jakarta Pusat, Muhammad Iqbal menjelaskan, mereka mendatangi Pemkot Jakpus, karena Jakpus dinilai memiliki beberapa potensi seperti pusat perekonomian, pemerintahan dan diplomatik, serta tempat wisata.

Komisi 2 DPRD Babel Kunker ke DPRD DKI

Untuk potensi wisata dan kegiatan perekonomian, kata Iqbal, Pemkot Jakpus mengambil contoh pengembangan pusat kuliner Jalan Sabang yang mampu menarik wisatawan. Termasuk pengembangan kerajinan masyarakat agar dapat memasarkan produk mereka.

"Potensi wisata juga kami dukung dengan pembangunan infrastruktur, kami juga mempercepat pembangunan fasos fasum dari pihak pengembang,” ungkap Iqbal, di hadapan anggota DPRD Kudus.

Untuk program penataan PKL, lanjut Iqbal,  Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Sudin KUKMP) Jakarta Pusat menyediakan Lokasi Binaan (Lokbin). Dia juga membeberkan, sistem autodebet Bank DKI yang digunakan untuk menarik restribusi dari pedagang.

"Jadi retrebusi dari mereka ini bisa kita masukan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terang Iqbal.

Ketua Komisi B DPRD Kudus, Muhtamat menerangkan, Kudus sebagai Kota Santri memiliki destinasi wisata religi seperti Menara Sunan Kudus dan Potensi Alam Sunan Muria yang potensial untuk dikembangkan. Oleh karena itu, katanya, materi hasil kunker ini dapat diterapkan untuk mengembangkan wisata religi yang ada di Kudus.

“Semua yang kami peroleh di sini akan kami sampaikan ke dinas terkait untuk memajukan potensi pariwisata di Kudus,” ucap Muhtamat.

Muhtamat mengaku, pihaknya telah mendapatkan gambaran potensi yang akan diterapkan di Kudus, seperti penataan PKL dengan sistem retribusi elektronik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16481 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11329 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6784 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3657 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1721 personFolmer